Friday, October 27, 2017

Aksi Solidaritas atas Kasus Kekerasan Jurnalis di Banyumas


Aksi : Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melakukan pengumpulan tanda pengenal Pers di Tugu Adipura sebagai bentuk solidaritas atas kasus kekerasan jurnalis di Banyumas/Foto:Riza Azmi  



Reporter: Made Ayu Lestari


             Sukma_Polinela; Aji (Aliansi Jurnalis Independen) Bandar Lampung mengajak seluruh jurnalis Lampung untuk ikut serta dalam aksi solidaritas atas kasus kekerasan jurnalis di Banyumas tepatnya Jum’at  13  Oktober
2017 yang bertempat di Tugu Adi Pura, Bandar Lampung. Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh banyak jurnalis dan mahasiswa serta perwakilan dari beberapa daerah seperti Way Kanan dan Tulang Bawang.

            Kejadian yang menimpa seorang jurnalis yang berasal dari Banyumas ini berawal dari sebuah aksi demonstrasi yang kemudian berakhir dengan insiden kekerasan. Ketika sedang melakukan tugas, jurnalis tersebut mendapat perlakuan yang kasar seperti diinjak-injak, alat kerjanya  dirusak,  dan  dihalang-halangi dalam melakukan kinerjanya yang secara tegas dilindungi oleh undang- undang pers.

            Tanpa wartawan dan tanpa pers yang sehat tidak ada demokrasi yang baik dimanapun. Harus disampaikan dengan tegas bahwa saat seorang jurnalis yang tidak melanggar undang-undang dan mengancam kehidupan berdemokrasi     mendapat- kan perlindungan penuh untuk tidak diancam ataupun menerima bentuk kekerasan apapun.

            Peristiwa kekerasan terhadap jurnalis juga kerap terjadi dimana banyak kelompok masyarakat, aparat, dan lembaga pemerintah yang tidak memahami kegiatan seorang jurnalis. Amanat undang- undang menegaskan bahwa kehormatan sebagai seorang wartawan dan jurnalis wajib dijunjung tinggi bukan hanya oleh komunitas pers namun oleh  seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Bahasan ini disampaikan oleh semua akademisi  wartawan  atau pers dalam pilar keempat demokrasi.

            “Dalam kejadian itu kita tidak  menjelekkan  suatu  institusi serta terhadap oknum tertentu dan tidak akan mengatakan wartawan selalu benar. Wartawan juga terkadang melakukan kesalahan, tetapi selama dalam koridor undang - undang kita harus berjuang untuk mempertahankan profesi kita,” ujar salah satu wartawan yang berada pada aksi tersebut.
                Dalam aksi tersebut kegiatan yang di- lakukan yaitu dengan audiensi terhadap lembaga bagaimana seharusnya me- nyikapi insiden, kejadian, yang terkait dengan kegiatan jurnalistik sampai saat ini. Tidak hanya satu atau dua ada beber- apa polisi yang tidak paham bagaimana menyikapi dan menangani kasus-kasus pers dan bahkan wartawan sendiri terkadang tidak memahami bagaimana cara bersikap sebagai wartawan. Sehingga harus selalau ada tolak kebebasan, kekerasan wartawan, karena insan pers akan terus berjuang mewabahkan pro- fesinya. Harapan dari aksi solidaritas atas kasus kekerasan jurnalis di Banyu- mas tersebut, tidak akan ada lagi kejadi- an serupa yang menimpa jurnalis baik yang ada di seluruh Indonesia bahkan dunia.(*Aisyah/Aditya)

Friday, May 12, 2017

Biotilik, Langkah Sederhana Mengetahui Kondisi Sungai


Pengamatan : Anggota UKM Poltapala serius melakukan pengamatan biotilik air dalam rangka Hari Air di Batu Putu /Foto : Maulana Syaifullah 

Reporter: Muhammad Maulana Syaifullah
                Yonada Triayu Nalamba

Sukma_Polinela; Dalam rangka memperingati hari air, UKM Poltapala mengadakan biotilik air pada hari Jumat dan Sabtu, 24-25 Maret lalu. Pada hari pertama biotilik dilakukan di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), sedangkan untuk hari kedua dilakukan di Batu Putu. Dalam kegiatan ini terdapat 45 orang peserta, yang  terdiri dari anggota UKM Poltapala dan mahasiswa Polinela.

Biotilik merupakan cara sederhana untuk mengetahui kondisi tercemaranya suatu sungai. Biotilik sendiri berasal dari kata Bio yang berarti biota dan Tilik yang berarti mengamati, sehingga biotilik diartikan mengamati biota atau lebih sering disebut dengan pegamatan lingkungan. Pengamatan biotilik ini menggunakan indikator biota, umumnya indikator biota dari golongan hewan yang tidak bertulang belakang seperti udang, cacing, siput dan serangga air lainnya. Hasil dari pengamatan biotilik dapat memberikan petunjuk tentang ada tidaknya gangguan lingkungan pada ekosistem sungai.

Dalam pelaksanaannya terdapat 2 teknik yaitu,  kicking dan jabbing. Teknik kicking dilakukan di sungai dangkal dengan cara meletakkan jaring ke arah datangnya aliran air, sedangkan teknik jabbing dilakukan di tepi sungai dengan meletakkan jaring hingga menyentuh permukaan dasar sungai. Hal ini dilakukan pada satu aliran sungai dengan menempatkan 3 titik berurutan, yang mana masing-masing titik memiliki panjang 5 meter.

Untuk mengetahui kualitas sungai dengan biotilik dinilai dari keragaman jenis famili, jenis EPT, presentase kelimpahan, dan indeks biotilik. Berdasarkan kertas panduan disebutkan bahwa penilaian kualitas air sungai dibagi menjadi 4 kategori, yaitu : 3.3-4.0 (tidak tercemar), 2.6-3.2 (tercemar ringan), 1.8-2.5 (tercemar sedang), dan 1.0-1.7 (tercemar berat). “Semakin kecil nilai dari hasil biotilik menunjukkan sungai tersebut semakin tercemar.” ujar Rahmat Santoso selaku ketua pelaksana.

Berdasarkan hasil pengamatan pertama yang dilakukan pada sungai Polinela, didapatkan angka 1.68 yang mana hal ini menunjukkan bahwa sungai Polinela termasuk kedalam kategori tercemar berat. Sedangkan untuk pengamatan sungai yang berada di Batu Putu mendapat hasil 1.75 dan menunjukkan sungai tersebut tercemar sedang.

“Sebenarnya acara ini penting buat kita, karena kita dapat mengetahui sungai yang tercemar atau tidak tercemar dengan cara yang sederhana. Kita ketahui kalau sungai Polinela ini sudah tercemar berat dan harapannya mahasiswa bisa mengurangi kebiasaan membuang sampah disungai.” tegas Rahmat.

Dengan adanya kegiatan biotilik ini diharapkan bagi warga serta mahasiswa bisa lebih sadar akan menjaga kebersihan sungai dan sekitarnya. Membiasakan diri tidak membuang sampah ataupun sisa limbah ke sungai, merupakan langkah kecil yang bisa dilakukan untuk menjaga serta melestarikan ekosistem sungai. (*Aisyah)


UKMBS On The Weekend

Duet : Salah satu peserta yang mengisi acara UKMBS On The Weekend/Foto : Redaktur Foto
Reporter : Riza Azmi Adilla

Sukma_Polinela; Kegiatan terbaru dari Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Seni (UKMBS), yakni UKMBS on the weekend  dan  merupakan kegiatan yang lebih mengacu kedalam kesenian musik akustik. UKMBS on the weekend  dilaksanakan setiap satu bulan sekali, dimana kegiatan ini dimulai pada hari hari Jumat, 24 februari 2017 lalu.

Peserta dalam kegiatan ini tidak dikhususkan untuk mahasiswa Polinela saja karena dibuka untuk umum. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk refreshing serta untuk menggali dan mengambangkan bakat-bakat mahasiswa didalam bidang seni musik. Dalam pelaksanaanya para peserta diberi kesempatan untuk menyanyikan dua buah lagu. Untuk pendaftaran dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 10.000, yang kemudian akan dipergunakan untuk membenahi alat-alat musik dari UKMBS.

“Untuk dana kontribusi dari UKMBS sendiri, untuk membentuk kegiatan ini sebesar ± Rp 500.000 .dengan diadakanya UKMBS on the weekend  ini di harapkan mahasiswa Polinela sangat antusisas untuk mengikutinya, untuk awal awal ini mungkin hanya akustik saja yang di tampilkan namun apabila banyak peminat akan ditambah dengan pertunjukan band.” jelas Anggi selaku ketua pelaksana. (*Aisyah)
             


GARDA Fair Polinela Se-Sumbagsel


Formasi : Salah satu peserta lomba Garda Fair cabang Formasi Pengibar Bendera (FPB)/Foto : Riza Azmi
Reporter : Riza Azmi Adilla

Sumka_Polinela; Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)  GARDA kedisiplinan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan kegiatan Garda Fair Se-Sumbagsel.  Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 25-26 Maret ini sekaligus memeriahkan acara Dies Natalis Polinela ke-33 tahun.

Kegiatan ini melibatkan Korem, Kwarda Lampung, PMI Provinsi Lampung, dan Purna UKM GARDA sebagai  juri untuk setiap cabang perlombaan. Pada tahun ini GARDA Fair membuka beberapa cabang lomba seperti PBB, FPB, Joget Komando, dan PMR. Pesertanya sendiri adalah dari siswa-siswi SMA, SLTA sederajat Se-Sumbagsel.

“Jumlah timnya banyak, dan itu sudah mencapai target untuk tahun ini. Awalnya kita menargetkan 25 sekolah, dan yang mendaftar ada sebanyak 36 sekolah.” ujar Valeria Ratna Palupi selaku Ketua Pelaksana.

Dari 36 sekolah terdapat 1023 orang peserta yang tersebar dibeberapa cabang lomba yang ada. Pada cabang lomba PBB terdapat 43 tim untuk kategori putra dan putri, Joget Komando 14 tim, FPB 21 tim, dan  untuk cabang lomba PMR yang terbagi menjadi tiga cabang lomba yakni  Pertolongan Pertama (PP) terdapat 17 tim kategori putra dan putri, Pertolongan Keluarga (PK) 11 tim, serta Pembuatan Tandu Darurat (PTD) 17 tim kategori putra dan putri.

Dalam cabang lomba PBB kategori putra juara pertama diraih oleh SMA 1 Tegineneng, juara kedua SMA Hangtuah dan juara ketiga SMA 12 Bandar Lampung. Sedangkan untuk kategori putri juara pertama jatuh pada SMAN 2 Bandar Lampung, juara kedua MAN 1 Bandar Lampung, dan juara ketiga SMA 1 Kasui. Dalam cabang lomba Joget Komando juara pertama diraih oleh SMK Al-Fajar Kasui, juara kedua SMA 1 Kasui dan juara ketiga SMA Seputih Agung. Untuk cabang lomba FPB juara pertama jatuh kepada SMK 1 Metro, juara kedua SMA 1 Seputih Agung, dan juara ketiga diraih oleh SMKN 1 Kalianda.

Sedangkan untuk cabang lomba PMR PP kategori putra juara pertama diraih oleh SMAN 1 Bukit Kemuning, juara kedua SMAN 3 Bandar Lampung tim A, dan juara ketiga oleh SMAN 3 Bandar Lampung tim B. Untuk kategori putri juara pertama diterima SMAN 3 Bandar Lampung tim A, juara kedua SMAN 3 Bandar Lampung tim B, dan juara tiga MAN 2 Bandar Lampung.

Untuk cabang lomba PMR PK juara pertama dimenangkan oleh SMAN 3 Bandar Lampung tim A, juara kedua SMAN 3 Bandar Lampung tim B, dan juara ketiga SMAN 1 Seputih Agung. Sedangkan untuk cabang lomba PMR PTD kategori putra juara pertama diraih oleh MAN 2 Bandar Lampung tim B, juara kedua oleh SMAN 3 Bandar Lampung, dan juara ketiga SMAN 4 Bandar Lampung. Dalam kategori putri juara pertama diraih SMAN 1 Bukit Kemuning, juara kedua SMAN 1 Seputih Agung, dan juara ketiga MAN 2 Bandar Lampung tim B.

Juara umum PMR diraih oleh SMAN 3 Bandar Lampung, juara umum bergilir diraih oleh SMA 1 Kasui, dan Juara Favorit berhasil diraih oleh SMA PGRI 2 Palembang. Para juara tersebut mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan, piala, serta uang pembinaan untuk masing-masing cabang lomba.

"Garda Fair ini acaranya sudah bangus, untuk harapannya mungkin ditambah lagi juara-juaranya, seperti juara-juara harapan. Jadi kita yang dari jauh tidak kecewa, meski tidak mendapat juara umum." jelas Eka peserta asal SMAN 2 Kota Bumi.(*Aisyah)

               



Tektan Menjadi Anggota IMATETANI Se-Indonesia

Peserta : Peserta antusiasmengikuti Seminar Nasional IMATETANI di Universitas Jember/Foto : Dokumentasi IMATETANI
Reporter  : Merinda Wijaya
                   Tiara Putri Calista

Sukma_Polinela; Ikatan Mahasiswa Teknik Pertanian Indonesia (IMATETANI) merupakan organisasi yang mencakup seluruh peguruan tinggi yang memiliki Jurusan Teknologi Pertanian. Politeknik Negeri Lampung (Polinela), sendiri sudah tergabung dalam IMATETANI sejak 2 Mei 2016.

Pada 8-10 Maret 2017 lalu, IMATETANI melaksanakan kongres yang berlangsung di Universitas Jember. Kongres ini diadakan untuk pemilihan penggurus dan pengukuhan anggota baru IMATETANI. Dalam kongres IMATETANI ini, ditetapkan Eka Nurhayati dari Universitas Sriwijaya sebagai ketua IMATETANI 2017.

“Walaupun Polinela baru bergabung tapi Polinela sudah mendapatkan jabatan sebagai staf Rayon B. Polinela hanya menjadi staf Rayon B se-Sumbagsel¸ karena baru bergabung.” ungkap Fajrul Qurnain Gubernur Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknologi Pertanian (Tektan) Politeknik Negeri Lampung.

Menurut Fajrul jumlah total IMATETANI seluruh Indonesia kurang lebih ada 24 anggota. Dengan jumlah yang cukup banyak, maka IMATETANI dibagi menjadi beberapa wilayah, IMATETANI membagi wilayah Indonesia menjadi beberapa rayon. Ada 6 rayon yang tersebar di seluruh Indonesia, dan Polinela sendiri tergabung dalam Rayon B yang merupakan rayon yang berada di wilayah Sumbagsel. Pada rayon ini terdiri dari berbagai perguruan tinggi diantaranya Universitas Sriwijaya, Universitas Lampung, Universitas Jambi, dan Politeknik Negeri Lampung.

“Kami mendapat banyak wawasan dalam berorganisasi, dapat mengenal teknik pertanian seluruh indonesia,  dan mengikat tali persaudaraan antar teknik pertanian seluruh Indonesia. Selain itu tau cara berorganisasi dan mengenal lebih banyak tentrang teknik pertanian serta dapat meningkatkan kinerja HMJ Tektan menjadi lebih baik.” tuntas  Fajrul Qurnain.

Fajrul berharap setelah mengikuti IMATETANI ini, dapat membawa nama baik Politeknik Negeri Lampung agar dapat dikenal oleh seluruh Teknik Pertanian Indonesia. Selain itu, anggotanya untuk di Polinela sendiri dapat bertambah banyak, karena jumlahnya hanya ada 44 orang anggota saja dari angkatan 2015. (*Aisyah/Rissya)

5 RAHASIA MENGATASI RASA MALAS BELAJAR


Sumber :http://bacakilat.com/5-rahasia-mengatasi-rasa-malas-belajar/

Banyak alasan yang membuat seseorang malas belajar. Bisa karena tidak paham, tidak suka dengan pengajarnya, lebih suka kegiatan ekstrakurikuler, dan masih banyak lagi.
Biar bagaimanapun, agar mendapat nilai yang bagus, kamu tentu harus belajar. Cara-cara ini dapat membantumu menaklukkan kemalasan belajar dan semangat menekuni buku.
Pahami hal- hal berikut cekidot =>.....

1.      Memotivasi diri
Penyebab malas belajar salah satunya adalah karena tidak punya motivasi. Oleh karena itu, kamu harus punya tujuan dan target. Jika perlu, beri hadiah kepada diri sendiri jika kamu bisa mencapai nilai tertentu. Dengan begitu, semangat belajar akan muncul dengan sendirinya.

2.      Strategi Belajar
Apakah anda menikmati proses belajar di sekolah anda? Apakah cara belajar anda menyenangkan atau membuat anda merasa tidak berdaya dan menambah sikap malas dalam belajar.
Strategi belajar yang tepat adalah salah satu solusi untuk mengatasi kebiasaan malas belajar anda di sekolah ataupun di rumah. Ini sangat bermanfaat karena akan memudahkan anda dalam belajar di sekolah.
Untuk menghapal misalnya, akan sangat sulit bila hanya menggunakan metode yang biasa diajarkan di sekolah. Tetapi bila menggunakan metode yang berbeda yang menggunakan kemampuan alami yang anda miliki maka akan sangat mudah bagi anda menghapal 20 kata-kata yang tidak beraturan dan acak.
Bila anda masih mencari-cari, bergembiralah! Karena anda sudah menemukanya, karena sudah membaca sampai sejauh ini. Metode yang sangat memperdayakan kemampuan alami yang anda miliki. Strategi menggunakan teknik Baca kilat for Student. Bila anda ingin mengetahui dan mendalami teknik Baca kilat for student(untuk orang tua dan terbuka untuk umum) ini maka anda bisa mendaftarkan diri anda kebimbingan online di akhir artikel ini. Anda akan dikirimi email bagaimana cara menggungkan teknik Baca kilat for student secara gratis.

3.      Cari tempat yang nyaman untuk belajar
Suasana atau kondisi mempengaruhi mood dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Nah, begitu juga dengan mood belajar. Kamu harus menemukan suasana dan tempat yang nyaman supaya bisa belajar dengan efektif.

4.      Lakukan
Jangan sekadar wacana, tapi harus dilakukan. Tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda belajar. Semakin lama menunda maka rasa malas akan semakin sulit dihilangkan.

5.      Disiplin
Setelah melakukan berbagai cara agar semangat belajar, saatnya kamu disiplin dan konsisten dalam menjalaninya. Disiplin bisa bersifat macam-macam, bisa dalam hal memotivasi diri, merencanakan sesuatu untuk masa depan, dan mencapai cita-cita
Rasa malas belajar bukanlah satu masalah baru bagi para pelajar. Meski pun anda (pelajar) dan orang tua telah mencari solusi untuk mengatasi rasa malas belajar tetapi solusi yang diterapkan tidak pernah memberikan manfaat yang besar untuk kehidupan anda. Rasa malas itu sudah berurat akar di dalam darah anda. Akhirnya anda hanya menikmati prestasi kecil saat-saat masa sekolah.



Tips bagi anda yang kost untuk menghemat uang

Sumber ; https://agungadhyaksa.blogspot.co.id/2013/11/6-tips-menghemat-untuk-anak-kost.html?m=1

11.      Menabung
Kalau anda ingin menghemat uang, ya jelas anda harus menabung. Uang bulanan yang biasa anda terima usahakan tersisa sampai akhir bulan. Sisihkanlah uang yang anda terima kurang lebih 30% - 50% untuk ditabung. Jadi setiap bulan diusahakan menisihkan uang bulanan anda, supaya anda memiliki cadangan uang kalau anda lagi kepepet membutuhkan uang.

22.      Kurangi Mengeluarkan Uang Untuk Hal Yang Tidak Penting
Ini adalah salah satu faktor utama yang selalu membuat anak kost kehabisan uang. Kalau sudah menjadi anak kost, kurangilah kebiasaan yang biasa dilakukan saat masih tinggal dirumah orangtua. Jadi anda harus bisa mengatur pengeluaran dan lebih bijak lagi dalam menggunakan uang anda untuk memenuhi kebutuhan primer anda terlebih dahulu.

33.      Masak
Masak adalah salah satu cara yang paling ampuh untuk menghemat uang anda. Karena memasak jauh lebih murah daripada membeli makanan. Coba nada hitung sendiri pasti hasilnya akan membuktikan bahwa memasak memang lebih menghemat uang anda dibandingkan dengan membeli makanan siap saji.

44.      Makan di Kantin/Nasi Padang/Warteg
Kalau anda tidak bisa memasak atau fasilitas masak di kost tidak memadai, terpaksa anda harus membeli makanan sendiri. Tapi makanannya jangan di tempat yang mahal-mahal. Saya menyarankan sebaiknya anda makan di kantin, nasi padang atau wartegg.. dikarenakan disana adalah tempat makan yang paling murah, serta lebih sehat daripada junk food. Selain itu, disana anda bisa memilih makanan yang anda inginkan sesuai selera. Tips dari saya agar lebih hemat saat makan disana adalah : kurangi daging dan perbanyak sayuran, karena harga sayur jauh lebih murah daripada daging selain itu sayuran juga lebih menyehatkan.

55.      Nyuci / laundry
Masalah mencuci pakaian juga sering dihadapi anak kost. Bagi anak kost yang bisa dan rajin mencuci baju serta menyetrika sendiri itu bagus karena itu akan sangat menghemat biaya dan tidak perlu khawatir akan kekurangan baju bersih. Nah bagi anak kost yang malas mencuci dan setrika baju sendiri anda bisa memakai jasa laundry. Tetapi saran saya  jika ingin laundry sebaiknya dilakukan sekali dalam seminggu dan beratnya pakaian maksimal 1 kg, hal itu dikarenakan biaya untuk laundry cukup mahal bisa mengurangi biaya anda untuk makan satu kali.
Sebelum pakaian anda dibawa ke laundry sebaiknya ditaruh di dalam kresek atau bungkus plastik dan dilipat dengan rapi agar mengurangi berat pakaian annda saat ditimbang.

66.      Pergunakan Angkot

Bagi yang ingin jalan-jalan di tempat anda kost dan tidak memiliki kendaraan pribadi sebaiknya anda jangan menggunakan taksi atau ojek, tapi gunakanlah angkot. Karena angkot sangat murah dan bisa membawa anda kemanapun anda mau. Tapi sebelum menggunakan angkkot pelajari dulu rute angkotnya  agar anda tidak tersesat, tetapi anda juga harus tetap berhti-hati kalau menggunakan angkot, jagalah barang bawaan anda dan jangan pergi terlalu malam.