Monday, July 7, 2014

Persiapan Sambut Porseni



Reporter : Zakiyah Fitri (Perbenihan/Sem4)

Sukma_polinela; Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI)yand dilangsungkan 2 tahun sekali, kali ini akan dilangsungkan di Pontianak, kalimantan barat.
Acara ini akan berlangsung pada bulan September mendatang selama sepekan, porseni ini bertujuan guna membangun tali silaturahmi antar politehnik yang ada diindonesia.
Pada porseni kali ini ukm yang ikut berpartisipasi ialah dari ukm Olah Raga, UKMBS dan Poltapala. Dari ketiga UKM tersebut, hanya dapay mengirimkan beberapa divisi perorangan saja  diantaranya adalah Bulu tangkis, tenis meja dan catur dari ukm olah raga, kemudian divisi padus cabang solosong  pada ukmbs, serta walkclambing dari ukm poltapala.
Dari masing masing ukm sudah saling mempersiapakan anggotanya untuk menyongsong porseni kali ini, persiapan sudah dimulai sejak kepulangan pada ajang porseni lalu.
Harapan nma selaku pembina olah raga, bagi peserta yang mengikuti porseni agar dapat memaksimalkan kemampuan mereka dalam bidang yang mereka ikuti.
Riski hidayat selaku ketua olahraga untuk porseni pada tahun ini tidak hanya pada devisi perorangan saja, melainkan seluruh divisi team juga dapat mengikuti ajang ini. Harapan tersebut senada dengan Mohammad Kamaludin selaku ketua UKMBS. Dan juga turut didukung oleh ketua Ukm Poltapala yitu Muhammad Toyibbi “ Selain Faktor pendanaan, Sarana dan Prasarana untuk Pelatihan juga harus dilengkapi agar memudahkan peserta yang akan mengikuti suatu even tertentu untuk berlatih.” Ujar toyib.(*Adhetya)

Ekbis, Tambah Pengetahuan Dengan Adakan Seminar Pasar Modal


Reporter : Wienda Mayta Mulya

Polinela_Sukma:  Pasar modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif bagi para investor selain alternatif investasi lainnya, seperti: menabung di bank, membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan, dan sebagainya. Pasar Modal bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen melalui jangka panjang seperti obligasi, saham, dan lainnya.
Kegiatan seminar pasar modal yang dilaksanakan pada 19 Mei 2014 lalu diikuti oleh seluruh mahasiswa-mahasiswi program studi Akuntansi dan Agribisnis.  Seminar pasar modal ini  merupakan serangkaian kegiatan sosialisasi dari bursa efek Indonesia cabang Lampung dan dibantu oleh seluruh dosen dari Akuntansi maupun Agribisnis. Sehubungan dengan menurunnya investor  Indonesia maka bursa efek Indonesia mengadakan sebuah edukasi untuk mahasiswa dengan mendatangi kampus-kampus yang ada di Lampung, salah satunya adalah Politeknik Negeri Lampung. Selain itu bursa efek Indonesia cabang Lampung telah melaksanakan road show  ke berbagai kampus diantaranya Universitas Negeri Lampung dan IAIN Lampung.
Serangkaian acara pada seminar pasar modal adalah pemberian materi  pengenalan mengenai pasar modal serta cara untuk bergabung dalam penanaman saham sebagai investor. Seminar pasar modal ini dibagi dalam 2 sesi yaitu  pagi  untuk Agribisnis  dan siang untuk Akuntansi, karena menggunakan jam mata kuliah. ”Apabila acara ini digabung sekaligus 2 program studi hal yang ditakutkan yaitu tidak efektif selama acara berlangsung, namun dari pagi sampai siang antusias nya cukup bagus”. Ujar Ibu Desti
Salah satu cara untuk bergabung dalam penanaman saham sebagai investor ini adalah dengan membuka rekening tabungan minimal sebesar 2 juta rupiah. Dari program studi Akuntansi sendiri antusias untuk ikut menanam saham kurang lebih sebanyak 38 mahasiswa yang berminat. “Harapan nya bisa dibuat seperti  UKM, namun mahasiswa masih belum bisa bila ingin diwujudkan dalam waktu dekat”. Tambahnya     berusaha mewujudkan pojok.
Ir. Bina Unteawati, M.P selaku Kajur Ekonomi dan Bisnis berpendapat bahwa seminar ini dapat membuat semua mahasiswa Akuntansi dan Agribisnis dapat lebih paham lagi mengenai pasar modal karena mata kuliah berkaitan dengan materi seminar. “Dengan diadakannya seminar pasar modal ini diharapkan bisa membuat pojok bursa, namun dalam waktu dekat mungkin tidak dapat terwujud karena belum memiliki fasilitas untuk ruangan, tambahnya.
“Seminar pasar modal ini cukup bagus karena dapat memberi pengetahuan lebih lagi mengenai materi pasar modal  khususnya untuk program studi Akuntansi semester 4”. Ujar Nainggolan selaku mahasiswi D3 Akuntansi semester VI.  Namun, selama proses penyampaian materi sebaiknya  langsung dipraktekkan dengan menggunakan  komputer dan diberikan waktu yang cukup lama agar lebih paham lagi. Ia berpendapat agar  seminar ini dapat berkelanjutan ditahun yang akan datang.(*Adhetya)



Lantai 3 Seroja yang Kurang Diperhatikan


Poniasih (akuntansi/sem 2)

Sukma_Polinela; Menyangkut fasilitas dan gedung perkuliahan di lingkungan Politeknik Negeri Lampung sudah cukup memadai. Gedung seroja merupakan salah satu bagian dari beberapa gedung tersebut. Seroja memiliki 3 lantai dan berfasilitas. Namun, untuk permasalahan kebersihan seroja perlu mendapat perhatian dengan baik. Terutama pada lantai 3 gedung tersebut, masih banyak sampah kertas yang berserakan,ruangan yang berdebu dan lantai ruangan yang kotor.
Gedung seroja sering dipergunakan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Lampung. Pada lantai 3 tidak begitu banyak yang memakainnya dibandingkan dengan lantai 1 dan 2. Mungkin, karena alasan tersebut lantai 3 tidak begitu menjadi perioritas utama kebersihan. Terkadang bukan saja kebersihan yang menjadi permasalahan, tetapi termasuk fasilitas seperti alat pendingin ruangan tidak berfungsi dengan semestinya.
Dengan situasi seperti itu akan berdampak pada terganggunya aktivitas perkuliahan mahasiswa. Seroja saat ini hanya memiliki 2 orang petugas kebersihan yaitu Febri dan Adit. Kemudian hanya memiliki 1 orang pengawas kebersihan.
Setiap harinya gedung seroja dibersihkan sesuai jadwal yang sudah ada untuk pemakainnya oleh mahasiswa.Kebersihan dilakukan dengan  membersihkan seluruh lantai, jendela  dan kamar mandi. Namun, petugas kebersihan tersebut hanya rutin membersihkan lantai 1 dan 2.
Terkadang petugas kebersihan sering ditegur oleh pihak Politeknik Negeri Lampung karena lantai yang kotor. Pada saat tertentu ketika lantai 3 terlihat kotor sekali, maka petugas langsung membersihkannya meskipun tidak sering.
"Lantai 3 tidak ada yang membersihkan, sebab belum terdapat pekerjanya", ujar Febri petugas kebersihan gedung seroja.
Rencananya setelah Hari Raya Idhul Fitri, petugas kebersihan akan ditambah 1 orang untuk membersihkan lantai 3. Dengan perencanaan tersebut maka akan diperkirakan ada petugas yang memantau dan membersihkan lantai 3 yang kurang mendapat perhatian.
Banyak mahasiswa yang kurang merasakan kenyamanan dalam melakukan aktivitas di gedung seroja. Salah satu dosen program studi Akuntansi
yakni Anita Kusuma Dewi sebagai pengguna ruangan lantai 3 mengeluhkan bahwasanya, " Kebersihan, mereka banyaknya di lantai 1 saja, tidak di lantai 3 dan kebersihan lantai 3 sebaiknya harus sering-sering ditengok". Banyak mahasiswa yang kurang merasakan kenyamanan dalam melakukan aktivitas di gedung seroja.
"Menurut saya gedung seroja lantai 3 seperti kurang terurus, maksudnya pengurusannya kurang, masih sering kotor,banyak debu,
saya berharap pekerjanya ditambah untuk membersihkan lantai 3", jelas Riski Apriani mahasiswa program studi akuntansi semester II.(*Adhetya)

DEKLARASI ANTI NYONTEK


Reprter : Desi Yanti (Akuntansi/Sem 2)
Sukma_Polinela Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mendeklarasikan anti nyontek diikuti mahasiswa lainnya, yang di laksanakan di lapangan apel 26 Mei acara ini banyak mendapat pujian dan dukungan dari mahasiswa,ukm dan para dosen."Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka korupsi yang memang harus dimulai dari hal yang kecil, dan Mahasiswa harus mencvoba untuk menjadi mahasiswa yang jujur" Ujar Deden sebagai Presiden Mahasiswa
Tujuan di adakan deklarasi anti nyontek agar mahasiswa mampu berfikir kritis dengan baik dan membuktikan diri mampu menanamkan sifat kejujuran untuk menyosong kehidupan kedapan, membuktikan diri mampu tidak nya mahasiswa mengerjakan ujian tanpa mencontek.
"Untuk deklarasi anti nyontek saya sangat setuju tapi terkadang saya sulit untuk tidak memberikan contekan ke pada teman saya yang bertanya ke pada saya" ujar khusnul khotimah.
Tidak ada konsekoensi dari BEM yang di berikan ke pada mahasiswa yang melakukan tindak kecurangan, 20 mahasiswa yang ikut dalam partisipasi ini telah terdaftar di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk mendapat kan pin bukti mahasiswa yang ikut dalam partisipasi anti mencontek. Mahasisawa yang ikut partisipasi ini harus mengucapkan janji untuk tidak mencontek dan menandatangani banner kosong yang di berikan bem ke pada mahasiswa. (*Adhetya)

Polinela Replanting Pohon


Reporter : Neysi Thresna Neysha (PTP/Sem 4)

Sukma_Polinela; Atmosfir hijau yang menyelimuti kampus Politeknik Negeri Lampung (Polinela), pohon yang sejak lama ditanam rapi hampir di setiap jarak pandang selalu menghiasi pemandangan sekitar kampus dan menyejukkan mata. pohon-pohon ini tentu saja tidak hanya memberikan nilai estetika atau simbol kampus hijau pada polinela tapi juga sebagai peneduh dan pencuci udara.

Pepohonan  yang berjajar teratur di jalur utama kampus Polinela ini didominasi dengan jenis palem raja, pohon-pohon tersebut telah ditanam sejak tahun 1992. Pada pertengahan april 2014 salah satun pohon yang ditanam di depan gedung Q tumbang dan merusak tiang serta kabel listrik sehingga menggangu arus listrik kampus Polinela. setelah dilakukan observasi,  ternyata akibat dari tumbangnya pohon tersebut adalah karena usia. keremajaan pohon yang sudah termakan usia membuat batang pohon menjadi lapuk dan mudah roboh.

setelah kejadian itu, rencananya pihak UPT Kebun melakukan peremajaan pohon di kampus Polinela. beberapa pohon akan diganti menjadi pohon jenis baru. palem raja yang berjajar di jalur utama Polinela rencananya akan diganti menjadi jenis palem putri dan beberapa pohon sudah di beri tanda akan diberi perlakuan topping dan beberapa lainya akan diganti dengan pohon jenis trembesi. "pohon-pohon ini sudah ada sejak awal berdirinya polinela, tentusaja usia nya juga sudah tidak ideal untuk dijadikan sebagai penghias dan peneduh, beberapa pohon juga sudah rapuh dan tumbang. justru malah membahayakan" jelas I Gede Darmaputra selaku kepala UPT.

Replanting ini rencananya tidak hanya dilakukan oleh pihak UPT Kebun tapi juga melibatkan partisipasi  mahasiswa Polinela. kegiatan yang masih dalam proses setengah pengerjaan ini rencananya akan dilakukan pada awal musim penghujan, yaitu antara bulan September atau Oktober. "kegiatan ini tentu menbutuhkan dukungan dari pihak akademik, terutama dalam pendanaan. untuk beberapa benih memang sudah tersedia di kampus kita sendiri, namun untuk alatperlengkapan dan beberapa benih jenis tanaman hias kita tentu membutuhkan dana yang rencananya akan kita ajukan izin dan permohonan dari atas" tutur marwan.

sebagai warga Polinela memang sudah seharusnya kita  menjaga dan ikut berpartisipasi dalam mengindahkan area kampus. terlebih kampus Polinela merupakan kampus hijau dimana pepohonan dan tumbuhan memiliki peran didalamnya. (*Anggun)

Membentuk Jiwa Percaya Diri Lewat Kecakapan Intelektual


Corry Mustika Intan (Manajemen Informatika semester 4)

    Sukma Polinela; UKM Garda Kedispilinan menggelar seminar kecakapan intelektual (10/5). Seminar yang dilaksanakan di gedung QB1 Politeknik Negeri Lampung ini merupakan salah satu kegiatan program kerja (Progja) dari UKM Garda Kedisiplinan. Seminar kecakapan intelektual ini merupakan seminar yang diadakan untuk keluarga besar UKM Garda, baik dari anggota aktif sampai purna (Alumni UKM Garda). Menurut kanti, mahasiswa Teknologi Pangan semester 2 sekaligus ketua pelaksana dari acara ini. “tujuan dari acara ini untuk menumbuhkan rasa percaya diri bagi anggota untuk menyampaikan pendapatnya “, terang kanti.“intinya setiap anggota dapat mengeluarkan pendapat dan berani mengambil sikap”, lanjutnya.
    Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah sesi materi yang diisi oleh Anung Wahyudi selaku dosen Teknologi Perbenihan dan Encep Supriadi mantan presiden mahasiswa sebagai pemberi motivator. Sesi kedua adalah kegiatan outdoor yang dilaksanakan di bawah Walkclimbing UKM Poltapala.“tujuan untuk kegiatan outdoor ini merupakan pengaplikasian dari semua materi yang telah diberikan oleh pemateri sebelumnya”, jelas Kanti.
Permainan yang diberikan adalah permainan kepemimpinan, koordinasi anggota dalam menyelesaikan masalah yang diberikan dan yang kedua adalah Search And Rescue (SAR).
    Kanti menambahkan, " kegiatan ini mendapat antusias yang cukup tinggi dari anggota UKM Garda sendiri, baik yang aktif maupun purna Garda sendiri". Dengan mengangkat tema “Mengembangkan Pola Pikir Yang Kritis Pada Generasi Muda Untuk Lebih Tanggap Terhadap Masalah Yang Ada Disekitar dan Lebih Percaya Diri”, Kanti berharap semua anggota dapat lebih tanggap terhadap masalah yang ada dan lebih percaya diri.
    Edo Lazuardi, selaku ketua umum UKM Garda Kedisiplinan mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan baru terlaksana dua tahun terakhir. Ia mengatakan tujuan dari  diadakannya kecakapan intelektual ini anggota Garda, terutama anggota baru semester 2 dapat memiliki pola pikir yang cepat dan tepat. Selain itu, ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini adalah anggota dapat lebih paham lagi mengenai organisasi, dan dapat memahami satu sama lain, mengerti dengan tugas nya masing-masing. “angota lebih paham lagi mengenai organisasi, tugas masing-masing organisasi dan terpenting semua anggota mengerti dengan tugasnya masing-masing”, jelas Edo.
    Menurut Resti Ade selaku anggota Garda mengaku dengan adanya seminar kecakapan intelektual ini, ia berharap agar semua anggota dapat membentuk jiwa yang bertanggung jawab dan percaya diri. “banyak hal yang bisa diambil dari kegiatan ini, seperti kepercayaan diri terhadap rekan satu tim, serta membentuk jiwa yang bertanggung jawab”, jelas Resti Ade. Untuk kendala sendiri, Resti Ade menambahkan bahwa kendala yang ada tidak terlalu besar yaitu, “hanya dari anggota saja, ada anggota yang tidak hadir tanpa memberi konfirmasi
yang jelas”, tambah Resti Ade.

Rangkaian Acara 25th POLTAPALA

Reporter: Adhetya Anggun (Peternakan/sem 2)

Sukma_Polinela: Dalam rangka memperingati hari lahir UKM Poltapala yang ke-25, pada hari senin (12/05) UKM Poltapala telah mengadakan serangkaian acara, yakni Fun Climbing. Namun sebelum acara Fun Climbing ini dibuka, mereka juga telah mengadakan kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan di Gedung H. Dari kegiatan donor ini mereka menerima sumbangan darah dari warga Politeknuk Negeri Lampung (Polinela) sebanyak 43 kantong. “pesertanya ya anak-anak poltek, sekitar 50 orang yang sudah mengikuti donor darah” ujar Vicky Darwawan selaku ketua Pelaksana.
Acara ini digelar untuk memeriahkan acara puncak dari hari jadi UKM Poltapala bulan Agustus mendatang. "acara ini tuh meramaikan Jambore, sebentar lagi Poltapala akan berumur 25 tahun tuh, jambore Perak, nah fun climbing ini adalah rangkaian acaranya" ujar Yovadita ketua Divisi Lingkungan Hidup. Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa/i POLINELA dan undangan dari mapala-mapala lainnya.
Fun climbing ini dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut. “jika yang donor darah hanya diadakan pada pagi hari aja, jika fun climbing hari ini sampai besok, sampai malam sih biasanya, Sekitar jam delapan lah” tambahnya.  Tak hanya diikuti oleh para laki-laki, Fun Climbing juga diikuti oleh perempuan. Tak sedikit yang mengungkapkan rasa keseruan mereka setelah mencoba memanjat tebing.  “nggak takut sih, seru lah, tapi hanya dapat ale-ale” ujar Samuel salah satu mahasiswa produksi ternak semester 2.