Friday, May 12, 2017

Teknik Sederhana Bercocok Tanam Sayuran Hidroponik

(http://www.tipsberkebun.com/teknik-sederhana-bercocok-tanam-sayuran-hidroponik.html).

Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dengan memanfaatkan halaman pekarangan, berbagai jenis sayuran dapat dihasilkan untuk sekedar memenuhi kebutuhan sendiri. Namun tidak demikian halnya di daerah perkotaan, halaman pekarangan pada umumnya sempit, dan tidak jarang sudah dilapisi dengan semen sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk bertanam sayuran.

Teknologi hidroponik bisa menjadi alternative. Berbagai jenis sayuran dengan mudah bisa ditanam secara hidroponik, untuk sarananya bisa menggunakan paralon. Hidroponik dengan cara ini dapat diterapkan oleh siapa saja karena sangat mudah. Tanaman dapat ditempatkan dimana saja, yang penting pada saat hujan tanaman tidak kehujanan. Kalau kehujanan larutan nutrisi akan menjadi lebih encer dari yang seharusnya.

Sebagaimana sudah diketahui bahwa untuk pertumbuhannya tanaman memerlukan sinar matahari. Dalam satu hari tanaman minimal membutuhkan 5 jam penyinaran tetapi dengan intensitas yang rendah. Sinar matahari yang terik tidak baik untuk tanaman. Tanaman yang cocok ditanam dengan teknologi ini adalah tanaman sayuran daun seperti selada, pakcoy, caisim, bayam, kangkung dan sebagainya. Menurut standar FAO, kebutuhan sayuran adalah 65 kg/kapita/tahun. Adapun konsumsi rata-rata orang Indonesia adalah baru 34,5 kg/kapita/tahun. Gambar dan penjelasanya dibawah ini diharapkan dapat membantu Anda menjadi lebih mudah memahami teknologi hidroponik sederhana ini.

Alat dan bahan yang diperlukan
  • Hidroponik kit untuk bercocok tanam, dapat dibuat dari paralon
  • Media tanam Rockwool. Rockwool terbuat dari batuan volcanic yang di panaskan sedemikian rupa sehingga akhirnya terbentuk serat-serat. Media ini steril dari sumber hama, penyakit dan gulma
Teknik Sederhana Bercocok Tanam Sayuran Hidroponik
  • Benih sayur. Berbagai jenis sayuran daun danpat di tanam dengan teknologi ini. Misalnya kangkung, selada, pakcoy, caisim dan sebagainya.
  • Nutrisi hidroponik Karena pada system hidroponik, tanaman mendapatkan unsur hara dari larutan, maka larutan tersebut harus mengandung nutrisi.
  • Semai. Semaikan benih ke media yang sudah disiapkan. Pilih benih yang bernas (berisi). Gunakan pinset. Benih dibenamkan ke media sedalam kira-kira 2-5 mm
  • Penyiraman Benih yang sudah disemai disiram sampai media tanam menjadi basah. Gunakan air bersih, belum menggunakan pupuk.
  • Tutup kit dengan plastic selama 3-5 hari. Tujuannya agar media jadi lembab dan selalu hangat sehingga perkecambahan akan mudah. Benih akan berkecambah setelah 3-5 hari. Isi hidroponik kit dengan larutan nutrisi sampai menyentuh bagian bawah dari media tanam. Hidroponik kit harus diletakan pada tempat yang datar, mendapat sinar matahari dan sebaiknya tidak kena hujan. Apabila nutrisi berkurang, tambahkan lagi larutan nutrisi. Setelah 30 hari, sayuran bisa dipanen, tergantung jenis sayuran dan sinar matahari. Teknik ini sangat minim pemeliharaan.


Sekret Barunya Pramuka

Baru : Kondisi sekret baru Pramuka di Gedung H Polinela
Reporter     : Belinda Yena Putri
                     Hanum Palupi

Sukma_Polinela; Pramuka atau Praja Muda Karana Politeknik Negeri Lampung (Polinela)  memiliki kesekretariatan baru. Tetapi belum banyak yang  mengetahui bahwa Pramuka telah memiliki tempat yang sering disebut sekret ini. Hal ini terjadi karena sekret Pramuka sendiri baru diresmikan oleh Direktur Polinela beberapa minggu lalu.

Pramuka Polinela telah mengajukan gedung untuk digunakan sebagai kesekretariatan. Awalnya Pramuka hanya mengajukan gedung dan mereka tidak menentukan ruang manakah yang akan mereka gunakan. Saat ini Pramuka telah memperoleh ruangan untuk disinggahi, ruang tersebut berada di ujung Gedung H (Melati) yang bersebelahan dengan lahan parkir Gedung Sakura.

Kesekretariatan yang mereka miliki sekarang cukup besar, karena  dahulunya ruangan tersebut adalah ruang  kerja untuk para dosen. Selain itu, hal ini juga berkaitan dengan para anggota Pramuka yang berbeda dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan organisasi mahasiswa lainnya. Diantara banyaknya anggota Pramuka Polinela, terdapat dosen dan teknisi yang ikut serta dalam organisasi ini.

Organisasi ini sudah berdiri sejak 2 tahun lalu,  yang dirintis oleh para dosen dan teknisi Polinela. Namun, Pramuka sendiri baru memperoleh dan menempati kesekretariatannya mulai 3-4 minggu yang lalu. Kesekretariatan yang kini menjadi markas besar Pramuka didapatkan melalui proses yang cukup panjang. Mereka terlebih dahulu megajuakan surat, dan memerlukan waktu serta kesabaran yang cukup lama dari anggota Pramuka untuk memperoleh ruangan tersebut, karena dalam prosesnya membutuhkan persetujuan serta pertimbangan dari pihak akademik.

Anggota Pramuka Polinela mengaku bahwa ruang yang telah diberikan cukup bagi mereka, karena dapat menyimpan barang yang mereka miliki seperti alat-alat serta perlengkapan berlatih ataupun  lomba. Semua barang yang mereka milik cukup untuk diletakkan didalam sekret, namun untuk peralatan seperti bambu mereka letakkan di luar ruangan, karena tidak mungkin jika harus dimasukkan kedalam sekret.

“Untuk barang-barang yang diletakkan di dalam ruangan salah satunya tali tambang. Tali tambang tidak membutuhkan ruang yang lebar untuk dapat diletakkan.” ujar Sutopo Agung salah seorang anggota pramuka.

Sebelum memiliki kesekretariatan mereka menyimpan peralatan Pramuka secara pribadi yaitu disalah satu kamar kos anggota Pramuka. Selain itu, untuk alat-alat besar seperti bambu ataupun yang lainnya disimpan ditempat lain yang terpenting tidak terkena panas maupun hujan.

Para anggota Pramuka mengaku nyaman dengan kesekretariatan barunya ini. Mereka juga menganggap ruang tersebut cukup besar, sehingga saat ada kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan didalam ruangan mereka dapat menggunakan kesekretariatan tersebut. Dengan adanya kesekretariatan, anggota Pramuka sendiri tidak kesulitan dalam kegiatan rapat ataupun menjamu tamu organisasi pramuka dari kampus lain. Sebelumnya anggota Pramuka hanya memilih tempat-tempat dibawah pohon ataupun halte sekitar kampus untuk mereka berkumpul atau mengadakan rapat.

“Selama ini kami berkumpul hanya di luar ruangan, bahkan terkadang dilakukan di kosan anggota. Untuk peralatan kami meletakkannya dibagian belakang kampus dan sebagian di kosan salah satu anggota kami.” jelas Sutopo saat ditemui di kesekretariatan Pramuka.

Saat ini Pramuka Polinela sendiri merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan yang memang dikenal aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan termasuk perlombaan diluar lingkup Polinela. Harapan terbesar anggota adalah Pramuka Polinela dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lebih banyak dan bermanfaat, baik untuk anggotanya sendiri ataupun untuk Polinela.(*Aisyah)


Langit Senja

Ilustrasi : Langit senja di Polinela/Foto : Rizky Norfatria Ardy
Karya: Dini Indrastuti

Namanya Langit, namaku Senja. Mereka bilang kami cocok karena tanpa senja, langit tak akan tampak sempurna menjelang petang. Karena tanpa langit, senja tak bisa berbuat apa-apa. Ya, senja yang selalu membutuhkan langit, tapi langit yang terkadang hanya bisa menatap senja sementara. Aku suka Langit, Langit suka Rinai.

Rinai yang datang setiap sore saat aku ingin menemani Langit menikmati surya tenggelam,  Rinai yang selalu bahagia di sisi Langit. Rinai adalah segalanya dan aku–Senja yang tak pernah lelah menunggu Langit. Senja yang merindukan renjana.

14 tahun lalu aku mengingatnya, tentang kami yang selalu tertawa bersama tanpa tahu apa itu hidup, cinta, dan air mata. Dia selalu menjemputku, memanggil namaku setiap pagi, mengajakku untuk bermain di teras rumahnya, dan bercerita panjang tentang apapun. Walau tak begitu jelas, aku masih ingat bagaimana raut wajahnya yang menggebu-gebu saat itu. Langit selalu membawa mainan barunya setiap datang ke rumahku, memperkenalkan dunia kecilnya padaku.

Dulu aku tak tahu bahwa ternyata Langit begitu berharga, yang aku tahu ia hanyalah teman kecil yang setiap harinya menemaniku bermain ketika ibu sedang bergelut dengan kue-kuenya. Setelah beberapa tahun belakang, setelah kami sama-sama beranjak remaja, aku jadi tahu bahwa Langit kini tumbuh menjadi sosok yang berani dan berhasil. Berhasil membuat teman kecilnya ini mengerti bahwa ada seseorang yang begitu berarti dihidupnya.

Semuanya masih terlihat sama, pagar rumahku masihlah coklat seperti saat pertama kali kami bertemu, pintu rumah Langit juga terlihat hitam kala aku mengetuknya terakhir kali kemarin. Hanya saja, suasana di rumahku tak lagi seramai dulu ketika Tuhan berbaik hati mengambil belahan jiwaku hingga tak lagi ia rasakan sakit di tubuhnya.

Ayah pergi waktu aku ingin memperlihatkan padanya sebuah piala yang bertuliskan bahwa aku meraih juara pertama olimpiade fisika tingkat SMP tiga tahun lalu. Mataku terus berkaca setiap kali mengingat bahwa satu malaikatku telah tiada, dan untuk itu aku butuh seseorang yang senantiasa mengatakan padaku bahwa semuanya akan baik-baik saja. Harapan itu muncul saat aku melihat laki-laki didepanku.
       “Senja..
      Aku baru sadar bahwa matanya memiliki iris yang sama denganku hitam pekat. Aku berhenti memandangnya ketika Langit mengibaskan tangannya di depan wajahku.
      “Jangan suka melamun.” tegurnya.
      “Kenapa?” tanyaku iseng.
     “Nanti makanannya keburu habis,” katanya sambil menyendokkan sepotong waffle dari piringku dengan cengiran khasnya. Aku tak bisa menahan tawa.
     “Ingat tidak, dulu kita sering tukar bekal makanan sebelum berangkat sekolah.” matanya terlihat menerawang ke masa lalu, yang Langit tak tahu ingatanku selalu mundur ke belakang hanya dengan menatap matanya. Semua tergambar dengan sangat jelas, senyumku kembali muncul detik itu juga.

     “Terus waktu selang air Pak Tejo bocor, kita malah main air dan habis itu langsung demam dua hari.” Langit tertawa setelah itu. Ia selalu begini, tertawa denganku saat menceritakan kembali masa kecil kami yang konyol. Percakapan seperti ini akan berakhir dengan dering handphone milik Langit dan nama seorang perempuan tertera dilayarnya.

     “Ya sudah, nanti bicara lagi ya.” bangku dihadapanku kini tak berpenghuni setelah pemiliknya beranjak ke suatu tempat,  untuk bertemu dengan gadis yang kini menjadi teman dekatnya setelah aku. Bahkan mungkin sekarang aku bukanlah orang nomor duanya setelah ayah dan ibu Langit. Tapi sosok berambut panjang nan jelita yang menjadi tempat untuk Langit bercerita.

Rasanya aneh bila setiap kami bercengkrama, ada satu nama yang selalu ia sebutkan walau hanya satu kali. Nama yang ketika aku ucapkan membuat maniknya berbinar, aku tahu binar itu. Aku tahu, binar yang hanya aku temukan saat melihat kakakku bertemu dengan kekasihnya, dan aku selalu berharap bahwa tatapan itu yang akan aku dapatkan ketika aku memandangnya dalam.

Aku sadar akan apa yang aku rasakan setiap kali wajahnya berputar dipikiranku. Senja ini hanya bisa menerima kenyataan bahwa sosok yang diimpikannya hanyalah semu, tak terjangkau, begitu jauh sehingga membuat aku harus berlari mengejarnya yang juga sedang mengejar sosok lain.

Senja ini hanya bermodalkan masa lalu yang baginya luar biasa, sementara ia tahu hal tersebut tak bisa menjamin apa-apa. Karen kenangan akan tetap menjadi kenangan. Kenangan tidak bisa diganti, dilupakan, diperbaiki, atau dihapus. Ia hanya bisa diterima oleh siapapun yang mengalaminya. Aku tahu itu, tapi tak ada lagi yang bisa kutawarkan padanya selain hadirku dan sepotong cerita dari masa lalu. Meskipun begitu, aku senang ia tak melupakanku dan aku bahagia masih bisa melihatnya menyapaku sampai saat ini.

Meskipun ayah adalah laki-laki yang kucintai, tetapi Langit adalah harapan yang aku ciptakan untuk melengkapi kedua sayap malaikatku yang kini tak sempurna. Aku ingin ia terus mengingatku, aku ingin ia yang dulu. Aku ingin melihat wajahnya yang khawatir saat aku terjatuh dari sepeda, aku mau dia yang menemaniku. Rasanya sudah lama sejak saat itu, bahkan aku bertemu dengannya..........................
To Be Continued


Pemimpin Baru, Harapan Baru


Oleh: Hilman Fachrudin

Banyaknya harapan masyarakat dalam setiap menentukan seorang pemimpin bukan hanya sekedar harapan yang dititipkan melalui setiap pemimpin, tapi harapan besar itu adalah seorang pemimpin yang mampu memberikan timbal balik dari apa yang sudah pernah disampaikan pada saat kampaye yaitu janji.

Pemimpin yang diharapkan dan didambakan saat ini oleh semua lapisan masyarakat secara umum menurut saya, dimana masyarakat dihadapkan oleh beberapa calon pemimpin yang harus dipilih pada tempat khusus dengan melakukan pemilihan. Diharapkan ke depannya, pemimpin tersebut mampu menjadi teladan dan panutan bagi masyarakat luas serta menjadikan daerah atau negaranya lebih baik.

Jangan jadikan moment ketika sudah terpilih menjadi seorang pemimpin mengabaikan semua lapisan masyarakat kecil. Karena yang menentukan seseorang terpilih menjadi pemimpin tidak lain adalah masyarakat kecil, yang biasanya diberikan imbalan atupun tidak, tapi sebenarnya harus menjadi perhatian penuh dari calon pempimpin. Artinya masyarakat sebenarnya sudah sangat memprihatinkan dari segi perekonomian.

Siapapun pemimpin yang akan terpilih nanti jangan manfaatkan masyarakat dengan kepentingan tertentu ketika sudah menjadi seorang pemimpin, tapi perhatikan apa yang menjadi hak-hak masyarakat dengan harapan besar adanya kesejahteraan bukan merampas hak-hak masyarakat.
Pemimpin baru membawa harapan baru dengan revousi mental untuk bersama membangun karakter bangsa , yang tercermin dalam kebijakan-kebijakan dan produk-produk kinerjanya dan kebersamaan sebagai patriot-patriot bangsa. Yang tulus, cepat merespon dan memodernisasikan. Semua itu menjadi suatu kebiasaan. Itulah harapan baru dalam revolusi mental menuju sesuatu yang menjadi lebih baik."Kebiasaan yang baik akan membawa hati nurani yang baik.

Setiap pemimpin baru yang telah dipercaya oleh rakyat berada di garda terdepan dalam membangun dan memajukan daerah. Mereka hendaknya harus bisa bertransformasi bersama rakyatKarena, bagaimana pun juga, pemimpin merupakan sosok yang penting dan memiliki pengaruh besar dalam upaya memajukan sebuah daerah. Mesti diingat pula, bahwa tidak tertutup juga kemungkinan seorang pemimpin akan menyerakahkan rakyatnya.

Pemimpin Baru


Oleh : M. Fadhilla Perdana

Menjadi mahasiswa yang baik di bidang akademik adalah kewajiban kita sebagai kaum pelajar untuk menuntut ilmu. Tujuan utama kita sebagai mahasiswa adalah menimba ilmu, tapi jangan lupakan tugas pokok fungsi mahasiswa yaitu sebagai agent of change, iron stock dan social control. Tiga fungsi itu yang memang saat ini sering dilupakan seorang mahasiswa yang beranggapan mahasiswa hanya harus belajar. Sikap pragmatis mahasiswa terhadap keadaan sekitar terkadang sulit untuk menyatukan suara mahasiswa untuk berfikir kritis. Jangankan untuk berfikir kritis tentang kondisi Indonesia saat ini, mengkritisi kondisi kampus untuk berdiskusi bersama mungkin hanya segelintir mahasiswa yang hadir. Ingatlah bahwa kita adalah kaum intelektual, mahasiswa punya posisi strategis daam mengkritis kebijakan pemerintah, jangan selalu tunduk terdiam terhadap kebijakan yang dibuat. Disaat kebijakan itu tidak berpihak kepada masyarakat kita wajib mengkritis hal itu, bantu masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Yakin lah pemimpin kita yang duduk di kuris pemerintahan pasti mereka memiliki ide dan pemikiran yang luar biasa untuk membangun membuat kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, mereka digaji dengan uang negara, dan kita sebagai mahasiswa wajib mengawal kebijakan mereka. Tetapi jangan lupakan ketika pemimpin kita membuat kebijakan yang dapat membngun Indonesia lebih baik lagi, kita harus memberikan apresiasi kepada mereka. Tugas kita hanyalah mengawal dan mengingatkan mereka saat berada di jalan yang salah.

Sebenarnya pemimpin hanyalah seseorang yang dibebankan tanggung jawab lebih besar dalam membawa anggota nya untuk kemajuan kelompok atau organisasi. Baik pemimpin di pemerintahan, organisasi, kampus atau di kelompok belajar. Oleh karena itu, dengan adanya anggota yang memiliki hak berpendapat wajib mengingatkan ketika pemimpin salah dalam mengambil keputusan, karena pada dasarnya pemimpin hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan.

Amamah yang dipikul seorang pemimpin adalah amanah yang sangatlah berat, tanggungjawab yang besar harus dijalankan. Tetapi apalah arti seoarang pemimpin ketika tidak ada rakyat, ketika rakyat nya tidak mendukung, tidak setuju dengan pemimpin yang memimpin mereka.

Tidak tepat sebenarnya ketika seseorang yang berani memutuskan dirinya sebagai pengemban amanah untuk menjadi pemimpin, karna tanggungjawab bukan dicari melainkan tanggungjawablah yang mencari seseorang yang tepat untuk dijadikan sebagai pengemban amanah atas dorongan dari pihak lain.

Ketika pemimpin membawa orang yang dipimpin dalam kemaksiatan, maka neraka ganjarannya. Sedangkan pemimpin yang memimpin untuk mencari Ridho-Nya dan membawa nya dalam kebaikan maka surga ganjarannya.


BERPUTARNYA BUMI SEKALA BGHAK

Sumber foto : http;//www.razone.com/2016/03/puncak-rest-area-lampung-barat-tempat.html?m=1

Reporter : Vanja Armayogaa
                 Williya Zulia

Sukma_Polinela; Lampung Barat mempunyai berbagai destinasi wisata salah satunya yaitu Puncak  Sumberjaya atau Sekala Bghak merupakan salah satu tempat wisata yang berada di daerah Lampung, lebih tepatnya di daerah Sumber Jaya Lampung barat.

Puncak skala beghak ini merupakan salah satu tempat kebanggaan masyarakat Sumber Jaya. Puncak Skala Beghak adalah Puncak dengan pemandangan pegunungan dan juga patung patung yang telah di bangun sebagai sumber daya tariknya , selain itu pengunjung bisa menikmati  keindahan alamnya . Untuk masuk ke Sekala Bghak tidak dikenakan tarif untuk sekarang , tetapi hanya di berlakukan kotak seiklasnya untuk kebersihan dan parkir, sebelum ada perbaikan pengunjung di  berlakukan uang masuk  hanya sebesar  Rp.3000/Motor,  Rp.2000/orang, dan Rp.5000/Mobil,pada tahun 2000-2015 pendanaanya dari PEMDA(Pemerintah Daerah) langsung memakai Anggaran Pendapatan Daerah.

Untuk pengunjungnya bukan hanya dari   Lampung Barat saja tetapi ada juga yang dari luar Lampung Barat seperti Waykanan dan Koa Bumi bahkan ada juga turis turis untuk beristirahat di skla beghak sebelum melanjutkan perjalanan, Puncak Skala Beghak ini ramai  pengunjung  pada hari libur seperti hari minggu, Idul fitri, Natal dan hari besar lainnya  

Awal nama skla beghak ini adalah rest area dan hanya terdapat aula saja , tetapi dengan berkembangnya waktu puncak skala beghak terdapat  Patung , yang awal berdirinya Patung tersebut pada tahun 2014 hanya terdapat 5 patung  dan  2 dudukan,  Pada tahun 2015 patung di robohkan sementara untuk penambahan patung sebanyak 3 dan  dudukan menjadi 3 dari 2 dudukan , jadi untuk total patung sekarang  menjadi  8 dan 3 gundukan selain itu ada penambahan nama yaitu  Bumi Sekala Beghak untuk arti nama Bumi Sekala Beghak  sendiri yaitu”Bumi Sekala Besar” ujar penjaga Bumi Sekala Bghak . Untuk sekarang Ini Puncakbumi  Sekala Bghak masih banyak yang akan di perrbaiki dan rencana dekat dekat ini adalah perbaikan jalan . dan juga ada penambahan coofe shop untuk memperkenalkan cita rasa kopi Lampung,  tetapi untuk perlebaran area tidak memungkinkan dikarenakan lahan berimpit dengan lahan warga , semenjak ada perbaikan pengunjung pun mengalami kenaikan dari tahunsebelumnya.(*Aditya)

Pantai Wartawan, Panorama Alam Sumber Air Panas Lampung





Sumber : http://gosumatra.com/pantai-wartawan-lampung/ 

Jika biasanya Anda ke pantai untuk menikmati keindahan laut dan pasirnya, di Pantai Wartawan Lampung, Anda juga dapat menikmati sensasi keunikan lain. Fenomena unik yang terjadi di pantai ini adalah kepulan asap yang juga memancarkan air panas yang keluar dari bebatuan di sekitar pantai. Air bersuhu panas ini bahkan bersumber dari belasan titik mata air. Biasanya sumber air panas hanya ditemukan jauh dari pantai, tapi disini pengunjung dapat menikmati dua keindahan sekaligus, keindahan pantai dan fenomena unik air panasnya.

Keindahan pancaran air panasnya bisa dinikmati ketika air pantai sedang surut saat pagi atau sore hari. Namun, ada satu hal penting yang tidak boleh Anda lupakan. Ya! jangan coba-coba mencelupkan kaki atau tangan ke sumber air panas ini sebab temperaturnya mencapai 80 hingga 100 derajat celcius. Sumber air panas perkirakan berasal dari anak Gunung Krakatau yang hingga kini masih aktif.

Objek wisata

Fenomena unik yakni sumber air panasnya, menjadi daya tarik tersendiri Pantai Wartawan. Air panas tersebut dipercaya oleh warga sekitar bisa mengobati berbagai jenis penyakit seperti dari rematik, alergi dan lainnya. Apabila Anda akan menyambangi pantai ini, cobalah membawa bahan makanan yang bisa direbus, Anda pun bisa menyantapnya langsung usai direbus di sumber air panasnya. Biasanya anak-anak nelayan akan membawa hasil perburuan mereka seperti ikan, udang dan telur untuk dimasak di pantai ini. Mereka lalu menikmati hasil tangkapan mereka sambil melihat pesona indahnya pantai. Anda pun tentu saja bisa melakukan hal yang sama, melakukan kegiatan memasak langsung dengan kompor alam Pantai Wartawan. Lebih unik lagi karena airnya tidak terasa asin meski berada di dekat pantai. Biasanya para wisatawan memanfaatkannya untuk membuat kopi.

Keunikan pantai ini memang hanya bisa dinikmati kala air sedang surut pada pagi atau sore hari. Jika sedang pasang tentu saja sumber air panas tadi akan tertutupi oleh air yang naik ke bibir pantai. Namun meski Anda kurang beruntung melihat fenomena pantai ini, Anda masih bisa menikmati lukisan indah alam pantai yang bisa dinikmati dari atas Bukit Botak yang letaknya tidak jauh dari sumber air panas. Panorama keindahan pantai bisa Anda nikmati dari atas bukit berketinggian 50 meter ini. Di bukit ini Anda juga dapat melihat goa dan berziarah ke makam Tubagus Sulaiman, beliau adalah seorang pendekar yang berasal dari Banten.

Lokasi

Pantai Wartawan terletak di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya berada di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Provinsi Lampung.

Akses

Cukup mudah cara agar bisa sampai ke pantai ini, karena lokasinya persis di tepian jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Rajabasa dengan Kota Kalianda. Akses jalan juga dalam kondisi baik untuk dilewati. Jika Anda bertolak dari dari simpang Gayam pada jalur Bakauheni Bandar Lampung, maka akan menempuh jarak sekitar 31,7 Kilometer. Mengenai tarif masuk, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp. 2.500,- per orang. ditambah lagi jasa parkir kendaraan, biasanya berkisar antara Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 5.000,- untuk mobil.

Fasilitas dan Akomodasi


Di sekitar pantai sudah tersedia warung-warung yang menjajakan aneka makanan yang dapat dinikmati sambil melihat keindahan pantai. Hotel dan penginapan dapat ditemui di sekitar pusat Kota Bandar Lampung.