Sunday, July 5, 2015

Legalitas Sertifikat Internasional (MYOB) Program Studi Akuntansi


Reporter : Poniasih

Program Studi Akuntansi Politeknik Negri Lampung (Polinela) melakukan kerjasama dengan PT NET21 Plus di tahun 2015 ini.
Perusahaan tersebut ialah perusahaan yang telah diberikan kuasa oleh perusahaan Mind Your Own Business (MYOB) dari Australia.
MYOB tidaklah asing untuk mata kuliah akuntansi, karena MYOB merupakan salah satu software akuntansi yang didesain untuk memenuhi kebutuhan penyediaan informasi dan sebagai alat pengolah laporan keuangan.
Polinela ialah satu-satunya perguruan tinggi yang melakukan kerjasama serta menandatangani Memo Of Understanding (MOU) dengan perusahaan resmi dari PT NET21 Plus. Hal yang dilakukan oleh Program Studi Akuntansi di Polinela ialah dengan bekerja sama,  membeli program atau software MYOB tersebut secra resmi kemudian nantunya akan di instal. Pada kenyataannya, masih banyak yang membeli MYOB secara ilegal melalui internet, dimana software MYOB banyak tersebar diluar.
Penyediaan uji MYOB untuk umum haruslah bekerja sama dengan perusahaan yang bersangkutan. Program Studi Akuntansi telah melakukan penandatanganan MOU, maka sebagian dosen akuntansi di Polinela dilakukan pelatihan khusus secara profesional, melakukan ujian MYOB, serta mendapatkan sertifikat.
MYOB Internasional. dosen-doen tersebut bergabung menjadi tim untuk memberikan pelatihan MYOB yakni Ibu Evi Yuniarti, Ibu Nurmala, Bapak Eksa Ridwansyah, Ibu Dian Nirmala, dan Ibu Endang Asliana. Peserta yang ingin mengikuti uji MYOB dikenakan akomodasi legal yang ditetapkan pihak MYOB yakni sebesar Rp. 150.000/orang diluar biaya akomodasi kedatangan pihak MYOB. Syarat mengikuti uji MYOB ialah peserta telah mengambil mata kuliah tersebut di sekolah atau perguruan tinggi.
Sebelum mengikuti ujian maka akan dilakukan pelatihan selama seminggu oleh tim.
Menurut ketua laboraturium Akuntansi Polinela yakni Ibu Evi Yuniarti, bahwa banyak keuntungan yang diperoleh melalui kerjasama tersebut, “Pertama mata kuliah yang kita berikan legal sebab sudah selayaknya sebagai perguruan tinggi memberikan software legal atau mendapat legalitas. Kedua, mereka memberikan kesempatan kepada Polinela untuk magang dengan diberikan gaji besar, anak-anak yang diberikan sertifikat MYOB Internasional dapat dijadikan sebagai karyawannya, sehingga apabila terdapat pengujian MYOB, maka anak tersebut akan menjadi perwakilan Lampung yang melakukan uji MYOB”, tutur beliau. Pendaftaran kini masih belum dibuka, sebab kerja sama tersebut terbilang baru di tahun 2015 ini.
 Terdapat tanggapan atas kerjasama tersebut, “Saya sangat senang mendengar berita bahwa akuntansi telah bekerjasama  dengan PT NET21 Plus, nanti jika kita telah lulus dari Polinela kita mendapatkan sertifikat MYOB yang bisa kita gunakan untuk mendaftar kerja serta MYOB memiliki banyak pengolahan keuangan dan dapat bersaing di internasional khususnya untuk menghadapi Masyarakat Ekomomi Asean”, jelas salah satu mahasiswa program studi akuntansi Ridho Aryoni semester 4. (*Tri Asdi)

0 comments:

Post a Comment